
Bandar Lampung, Ahad, 30 Agustus 2026 — Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi gerakan perkaderan di lingkungan Persyarikatan Muhammadiyah, telah dilaksanakan Agenda Sinergi Perkaderan Organisasi Otonom (ORTOM) yang mempertemukan unsur:
1.) Aisyiyah (PWA/ PDA/ PCA) – organisasi perempuan Muhammadiyah.
2). Pemuda Muhammadiyah (PM) – wadah kader dan pemuda Muhammadiyah.
3). Nasyiatul Aisyiyah (NA) – organisasi putri dan perempuan muda Muhammadiyah.
4). Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) – organisasi mahasiswa Muhammadiyah.
5). Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) – organisasi pelajar Muhammadiyah.
6). Hizbul Wathan (HW) – gerakan kepanduan Muhammadiyah.
7). Tapak Suci Putera Muhammadiyah (TS) – organisasi pencak silat dan kaderisasi melalui olahraga.
Kegiatan tersebut bertempat di Aula Gedung PWM Lampung pada Ahad, 30 Agustus 2026. Agenda ini menjadi ruang bersama untuk membangun komunikasi, menyelaraskan visi, serta memperkuat koordinasi antar-ORTOM dalam pengembangan sistem dan gerakan perkaderan Muhammadiyah di wilayah Lampung.
Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh unsur pimpinan Majelis Pembinaan Kader, Sumber Daya Insani (MPKSDI) PW Muhammadiyah Lampung. Dalam pertemuan, masing-masing unsur menyampaikan pandangan, gagasan, serta berbagai hal strategis terkait penguatan perkaderan dan keberlanjutan kaderisasi di lingkungan Muhammadiyah.
Sinergi antar-ORTOM dinilai menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perkaderan yang lebih terarah, berkelanjutan, dan saling menguatkan. PWA, IMM, HW, dan TS memiliki karakteristik serta ruang gerak masing-masing, namun berada dalam satu visi besar untuk melahirkan kader Muhammadiyah yang berkemajuan, berintegritas, dan memiliki komitmen terhadap Persyarikatan serta kehidupan kebangsaan.
Melalui agenda ini, diharapkan terbangun pola komunikasi dan kolaborasi yang semakin kuat antar-ORTOM, khususnya dalam merancang program-program perkaderan yang dapat dilaksanakan secara bersama maupun saling mendukung.
Agenda Sinergi Perkaderan ORTOM ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi kader dan memastikan proses perkaderan Muhammadiyah di Lampung terus berjalan secara sistematis, inklusif, dan berkesinambungan.