Profetika
Nilai-nilai yang dikembangkan dan dijunjung tinggi di UM Metro
1) Akhlakul karimah; 2) Profetik: sidiq, fathonah, amanah, tabligh; 3) Kebangsaan; 4) Keteladanan; 5) Budaya riset, inovasi, dan penerapan teknologi; 6) Tanggap dan tanggung jawab; 7) Berwawasan global. (Statuta UM Metro : 2023)
Profetik Profesional adalah manusia yang selalu berupaya untuk memiliki sifat kenabian yang meliputi shiddiq, amanah, fatonah dan tabligh dan diwujudkan dengan kesalehan individual dan kesalehan sosial dengan menjadi pelopor perubahan masyarakat ke arah perbaikandalam menjalankan profesi sesuai keahliannya.
Pusat keunggulan profetik profesional adalah sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia yang profetik profesional (berupaya memiliki sifat shiddiq, amanah, fatonah dan tablig dalam menjalankan profesinya.)
PROFETIK DALAM EKONOMI DAN BISNIS
1. Shiddiq (Kejujuran dan Kebenaran) dalam Ekonomi dan Bisnis
Shiddiq bermakna jujur, benar dalam ucapan, niat, dan tindakan. Dalam ekonomi dan bisnis, shiddiq menjadi fondasi kepercayaan (trust) yang sangat menentukan keberlanjutan usaha.
Implementasi dalam praktik ekonomi dan bisnis:
-
- Kejujuran dalam laporan keuangan, pencatatan transaksi, dan penyajian informasi bisnis.
-
- Tidak melakukan kecurangan (fraud), manipulasi data, mark-up, atau rekayasa laba.
-
- Transparansi dalam harga, kualitas produk, dan risiko usaha.
Makna ekonomi: Kejujuran menurunkan biaya transaksi (transaction cost), meningkatkan kepercayaan pasar, dan memperkuat reputasi bisnis jangka panjang. Bisnis yang shiddiq cenderung berkelanjutan karena dipercaya oleh konsumen, investor, dan mitra usaha.
2. Amanah (Tanggung Jawab dan Integritas) dalam Ekonomi dan Bisnis
Amanah berarti dapat dipercaya dan bertanggung jawab atas segala tugas, harta, dan kewenangan yang diberikan.
Implementasi dalam praktik ekonomi dan bisnis:
-
- Pengelolaan aset perusahaan dan dana publik secara bertanggung jawab.
-
- Menjalankan kontrak dan perjanjian bisnis sesuai kesepakatan.
-
- Tidak menyalahgunakan jabatan, wewenang, atau informasi (insider trading, konflik kepentingan).
Makna ekonomi: Amanah menciptakan good corporate governance, meningkatkan efisiensi organisasi, serta meminimalkan risiko moral hazard. SDM yang amanah memperkuat stabilitas institusi dan kepercayaan stakeholder.
3. Fathonah (Kecerdasan dan Profesionalisme) dalam Ekonomi dan Bisnis
Fathonah bermakna cerdas, bijaksana, kompeten, dan profesional dalam mengambil keputusan.
Implementasi dalam praktik ekonomi dan bisnis:
-
- Pengambilan keputusan berbasis data, analisis, dan ilmu pengetahuan.
-
- Inovatif dalam merespons perubahan pasar, teknologi, dan persaingan global.
-
- Mampu mengelola risiko, efisiensi biaya, serta peluang usaha secara optimal.
Makna ekonomi: Fathonah mendorong produktivitas, daya saing, dan inovasi. SDM yang fathonah mampu menciptakan nilai tambah (value creation) dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
4. Tabligh (Komunikasi dan Akuntabilitas) dalam Ekonomi dan Bisnis
Tabligh berarti menyampaikan kebenaran secara tepat, jelas, dan bertanggung jawab.
Implementasi dalam praktik ekonomi dan bisnis:
-
- Komunikasi bisnis yang jujur, persuasif, dan edukatif kepada konsumen, mitra, dan publik.
-
- Penyampaian laporan kinerja dan kebijakan secara terbuka dan akuntabel.
-
- Edukasi pasar tentang produk, layanan, dan nilai-nilai etis perusahaan.
Makna ekonomi: Tabligh memperkuat branding, reputasi, dan literasi ekonomi masyarakat. Komunikasi yang baik menghindarkan asimetri informasi dan membangun hubungan jangka panjang dengan stakeholder.
Profetik dalam Perspektif Ekonomi dan Bisnis
Keempat sikap profetik bukan hanya nilai moral, tetapi juga strategi ekonomi modern:
-
- Shiddiq → Kepercayaan pasar
-
- Amanah → Tata kelola dan keberlanjutan
-
- Fathonah → Daya saing dan inovasi
-
- Tabligh → Akuntabilitas dan reputasi
Pusat Keunggulan Profetik Profesional berperan strategis dalam mencetak SDM ekonomi dan bisnis yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga unggul secara etis dan spiritual, sehingga mampu mewujudkan ekonomi yang berkeadilan, berkelanjutan, dan bernilai ibadah.

