
FEB UM Metro, 23 Oktober 2026 — Sebanyak 56 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Metro mengikuti kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) FEB UM Metro yang dilaksanakan pada Jumat, 23 Oktober 2026, bertempat di SD Aisyiyah Kota Metro.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UM Metro, Dr. E. Febriyanto, SE., MM., serta dihadiri oleh Pengurus Cabang IMM, Pengurus Komisariat IMM FEB UM Metro, perwakilan IMM Kota Metro, dan Wakil Kurikulum SD Aisyiyah Kota Metro, Bagus Ragil Pratama, M.Pd.
Pelaksanaan DAD menjadi bagian penting dari proses perkaderan IMM untuk membentuk mahasiswa yang memiliki pemahaman ideologi, integritas moral, karakter kepemimpinan, serta komitmen terhadap nilai-nilai keislaman dan kemuhammadiyahan.

Dekan FEB: Perkaderan DAD Merupakan Investasi Strategis
Dalam sambutannya, Dekan FEB UM Metro, Dr. E. Febriyanto, SE., MM., menegaskan bahwa perkaderan DAD merupakan investasi strategis yang sangat bernilai bagi pengembangan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berintegritas dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.
“Sebagai Dekan FEB, saya melihat perkaderan DAD ini sebagai sebuah high-yield strategic investment, yaitu investasi strategis dengan nilai manfaat yang tinggi. Dalam ekonomi, kita mengenal konsep human capital atau modal manusia. Namun, di FEB UM Metro, kita tidak hanya ingin mencetak manusia yang cakap secara intelektual dan terampil secara finansial, tetapi juga manusia yang memiliki moral capital atau modal moral dan spiritual capital atau modal spiritual,” ungkapnya.
Menurutnya, kecakapan intelektual dan kemampuan ekonomi harus berjalan beriringan dengan moralitas, spiritualitas, dan tanggung jawab kebangsaan. Tanpa landasan nilai-nilai keislaman dan semangat kenegarawanan, aktivitas ekonomi berisiko kehilangan orientasi sosial dan hanya berpusat pada kepentingan pribadi.
Dalam konteks tersebut, IMM memiliki peran penting dalam membentuk kader yang mampu memadukan kompetensi profesional dengan nilai-nilai Islam. Melalui DAD, mahasiswa diharapkan tumbuh menjadi ekonom, pebisnis, dan pemimpin masa depan yang tidak hanya mengejar keuntungan (profit), tetapi juga memperjuangkan kesejahteraan umat serta mengimplementasikan nilai-nilai profetik dalam kehidupan bermasyarakat.

Membentuk Kader Berintegritas dan Berdaya Guna
Lebih lanjut, Dekan FEB UM Metro menjelaskan bahwa perkaderan merupakan proses pengelolaan sumber daya diri atau self-resource management. Waktu, pikiran, tenaga, dan energi yang dicurahkan peserta selama mengikuti DAD merupakan bagian dari proses membangun integritas dan ketangguhan karakter.
Investasi tersebut diharapkan menghasilkan manfaat jangka panjang berupa keberkahan hidup, kedewasaan berpikir, keteguhan prinsip, serta kemampuan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar mengikuti setiap tahapan perkaderan dengan penuh kesungguhan, disiplin, dan keikhlasan. Para peserta juga diharapkan mampu menjadikan DAD sebagai momentum untuk memperkuat identitas diri sebagai kader IMM yang memiliki orientasi intelektual sekaligus moral.
“Jadilah kader yang Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual,” tegasnya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan, etika, dan spiritualitas dalam menghadapi tantangan dunia akademik, dunia kerja, maupun kehidupan sosial.

Panitia dan Instruktur Diminta Menjalankan Amanah secara Profesional
Dekan FEB UM Metro juga menyampaikan pesan kepada panitia dan para instruktur agar menjalankan amanah perkaderan secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kualitas pembinaan kader.
Menurutnya, keberhasilan DAD tidak hanya diukur dari terselenggaranya kegiatan, tetapi juga dari proses pembentukan karakter dan perubahan positif yang tumbuh dalam diri peserta. Oleh karena itu, seluruh rangkaian kegiatan perlu dilaksanakan dengan kesungguhan agar mampu melahirkan kader yang tangguh, berintegritas, memiliki jiwa kepemimpinan, serta mampu menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di masa depan.
Melalui kegiatan ini, FEB UM Metro berharap mahasiswa tidak hanya berkembang sebagai insan akademis yang unggul, tetapi juga menjadi kader persyarikatan yang memiliki kepedulian sosial, semangat pengabdian, dan komitmen terhadap nilai-nilai Islam.
Pelaksanaan DAD IMM FEB UM Metro diharapkan menjadi langkah awal bagi 56 peserta untuk memperkuat jati diri, meningkatkan kapasitas kepemimpinan, serta menumbuhkan semangat berorganisasi dan berdakwah yang berkemajuan.
Dengan semangat perkaderan yang berkelanjutan, IMM FEB UM Metro diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya siap menghadapi tantangan zaman, tetapi juga mampu menghadirkan perubahan positif bagi umat, bangsa, dan persyarikatan.

Anggun dalam Moral, Unggul dalam Intelektual — kader IMM siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan membawa kemaslahatan.