Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 115.
CONTACT
081328393938
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
FEB
Berita

Dekan FEB UM Metro Jadi Ketua Panitia Baitul Arqam 2026, Perkuat Komitmen SDM Unggul dan Berintegritas

Dekan FEB UM Metro Jadi Ketua Panitia Baitul Arqam 2026, Perkuat Komitmen SDM Unggul dan Berintegritas

Author
Redaksi
11 September 2026
Tanggal Rilis
Berita
Kategori

FEB UM Metro, 11 September 2026 — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Metro (FEB UM Metro) turut mengambil bagian dalam kegiatan Baitul Arqam (BA) Dosen dan Tenaga Kependidikan Universitas Muhammadiyah Metro Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Jumat–Sabtu, 11–12 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan UM Metro tersebut mengusung tema “Meneguhkan Komitmen dan Integritas Bermuhammadiyah untuk Kemajuan Universitas Muhammadiyah Metro.”

Sebanyak 66 peserta mengikuti kegiatan tersebut, terdiri atas 47 dosen dan 19 tenaga kependidikan dari berbagai unit kerja di lingkungan UM Metro. Pelaksanaan Baitul Arqam 2026 ini diketuai oleh Febriyanto, yang merupakan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Metro.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Panitia BA Dosen dan Tenaga Kependidikan UM Metro Tahun 2026 sekaligus Dekan FEB UM Metro, Febriyanto menyampaikan bahwa Baitul Arqam merupakan momentum strategis untuk memperkuat pemahaman keislaman, Kemuhammadiyahan, ideologi persyarikatan, serta komitmen dalam menjalankan amanah di Amal Usaha Muhammadiyah.
“Kegiatan ini diikuti 66 peserta, terdiri dari 47 dosen dan 19 karyawan. Alhamdulillah, kegiatan yang sebelumnya direncanakan dapat terealisasi dan dilaksanakan selama dua hari. Baitul Arqam bukan sekadar kegiatan pembelajaran, tetapi menjadi ruang untuk melakukan refleksi, memperkuat komitmen, dan meneguhkan kembali nilai-nilai Muhammadiyah dalam menjalankan amanah di UM Metro,” ujar Febriyanto, Dekan FEB UM Metro sekaligus Ketua Panitia BA 2026, saat pembukaan kegiatan, Jumat (11/9/2026).

Menurut Febriyanto, nilai-nilai yang diperoleh melalui Baitul Arqam diharapkan tidak berhenti pada pemahaman secara teoritis, tetapi dapat diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari dalam menjalankan tugas sebagai dosen maupun tenaga kependidikan.

Bagi FEB UM Metro, penguatan nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan memiliki relevansi penting dalam membangun sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik dan profesional, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian, tanggung jawab, serta komitmen terhadap persyarikatan.

Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Lampung, Ma’ruf Abidin, M.Si., menegaskan bahwa Baitul Arqam merupakan salah satu proses penting dalam memperkuat ideologi persyarikatan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah, termasuk perguruan tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

Menurutnya, Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang senantiasa bergerak dan membutuhkan pengelolaan yang baik agar seluruh unsur persyarikatan dapat memberikan manfaat secara optimal.
“Muhammadiyah sebuah gerakan. Maka Muhammadiyah selalu bergerak. Jangan sampai ada plang ranting, tetapi tidak bergerak. Maka perlu dikelola dengan baik,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa Muhammadiyah merupakan gerakan Islam yang melaksanakan dakwah amar makruf nahi munkar, sementara Amal Usaha Muhammadiyah menjadi salah satu instrumen penting dalam menjalankan dakwah tersebut.

Karena itu, dosen dan tenaga kependidikan yang bekerja di lingkungan AUM pada hakikatnya memiliki posisi strategis dalam menjalankan misi dakwah Muhammadiyah melalui profesi dan bidang tugas masing-masing.
“Peserta Baitul Arqam merupakan dai. Muhammadiyah berusaha memuhammadiyahkan warganya, dalam hal ini di PTMA, khususnya UM Metro,” ungkapnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menyampaikan bahwa Baitul Arqam menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat semangat berdakwah, sekaligus mempererat ukhuwah antara dosen dan tenaga kependidikan.

Rektor mengharapkan seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan mampu mengambil nilai-nilai positif yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan pribadi maupun profesional.
“Melalui Baitul Arqam ini kita berupaya mencerahkan diri sendiri dan mempererat ukhuwah antara dosen dan karyawan,” ungkapnya.

Salah satu bagian dari rangkaian kegiatan adalah menginap di kelas yang dirancang sebagai bentuk latihan kesederhanaan, kebersamaan, kepedulian, dan kemampuan untuk saling memahami. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membangun suasana kekeluargaan serta memperkuat ukhuwah di antara peserta.

Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang berkaitan dengan keislaman, Kemuhammadiyahan, ideologi persyarikatan, organisasi, akhlak, kepemimpinan, serta penguatan peran Amal Usaha Muhammadiyah sebagai instrumen dakwah dan pusat kaderisasi.

Keikutsertaan unsur FEB UM Metro dalam kegiatan ini sekaligus memperlihatkan komitmen fakultas dalam membangun SDM unggul, profesional, berintegritas, dan memiliki loyalitas terhadap persyarikatan.

Sebagai Dekan FEB UM Metro sekaligus Ketua Panitia BA 2026, Febriyanto menempatkan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membangun kesamaan visi dan semangat seluruh sivitas akademika dalam menjalankan amanah di UM Metro.

Melalui semangat “Meneguhkan Komitmen dan Integritas Bermuhammadiyah”, FEB UM Metro berkomitmen menjadikan nilai-nilai Al Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai fondasi dalam menjalankan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pelayanan akademik, serta tata kelola kelembagaan.

Baitul Arqam menjadi momentum untuk menyatukan hati, menguatkan ideologi, meningkatkan profesionalisme, dan bergerak bersama memajukan Universitas Muhammadiyah Metro.