• Address Jl. Ki Hajar Dewantara No. 115.
  • Email feb@ummetro.ac.id
  • Contact 081328393938
Jadwal Waktu Sholat Kota Metro Jumat, 26 Juni 2026
Subuh 04:46 Dzuhur 12:05 Ashar 15:27 Maghrib 18:00 Isya 19:14
PENMARU

Dosen FEB UM Metro Jadi Narasumber Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Lampung Timur, Dorong UMKM Go Digital

Metro, 25 Juni 2026 – Komitmen Program Studi Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Metro dalam mendukung pengembangan kewirausahaan kembali diwujudkan melalui kontribusi dosennya di tingkat daerah. Salah satu dosen Kewirausahaan dan Digital Marketing FEB UM Metro, Jati Imantoro, S.E., M.E.Sy., dipercaya menjadi narasumber pada kegiatan Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda Bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Lampung Timur Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Lampung Timur pada 25 Juni 2026.  

Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan pemuda wirausaha pemula dari berbagai kecamatan di Kabupaten Lampung Timur. Pelatihan bertujuan meningkatkan kapasitas generasi muda dalam mengembangkan usaha yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya melalui pemanfaatan digital marketing sebagai strategi memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Dalam sesi materinya yang bertajuk “Go Digital atau Tertinggal: Strategi Wirausaha Muda Menembus Pasar Modern”, Jati Imantoro menjelaskan bahwa perubahan perilaku konsumen menuntut pelaku usaha untuk bertransformasi secara digital. Menurutnya, pelaku UMKM tidak lagi cukup hanya mengandalkan kualitas produk, tetapi juga harus mampu membangun kehadiran digital melalui media sosial, marketplace, dan live streaming sebagai sarana pemasaran yang efektif.  

Materi pelatihan disusun secara aplikatif dengan membahas berbagai strategi pemasaran digital, mulai dari pentingnya membangun akun bisnis di media sosial, pembuatan konten yang menarik, optimalisasi WhatsApp Business, pemanfaatan live streaming untuk meningkatkan penjualan, hingga penggunaan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai asisten dalam membuat ide bisnis, konten promosi, dan strategi branding usaha.  

Sebagai contoh nyata implementasi digital marketing, peserta juga diperkenalkan pada studi kasus keberhasilan pelaku usaha bunga aglaonema di Desa Banjarharjo, Lampung Timur, yang berhasil memperluas jangkauan pasar hingga luar daerah melalui pemanfaatan TikTok Live dan media sosial. Studi kasus tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital mampu meningkatkan kepercayaan pelanggan, memperluas pasar, serta mendorong pertumbuhan usaha secara signifikan.  

Tidak hanya menyampaikan teori, pelatihan juga memberikan panduan praktis berupa langkah-langkah memulai digital marketing, strategi membuat konten yang menjual, teknik membangun interaksi dengan pelanggan, serta penyusunan rencana aksi yang dapat langsung diterapkan oleh peserta setelah pelatihan selesai. Para peserta diajak untuk membangun komitmen agar segera mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pengembangan usaha masing-masing.  

Jati Imantoro menyampaikan bahwa transformasi digital bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan bagi pelaku usaha agar mampu bertahan dan berkembang di era persaingan modern.

“Di era digital saat ini, bukan yang paling besar yang akan memenangkan persaingan, melainkan mereka yang paling cepat belajar dan mampu beradaptasi. Mulailah dari yang sederhana, manfaatkan teknologi yang sudah ada, dan bangun usaha secara konsisten,” ujarnya.  

Partisipasi dosen FEB Universitas Muhammadiyah Metro sebagai narasumber pada kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, FEB UM Metro terus berupaya menghadirkan kontribusi nyata dalam mencetak wirausaha muda yang inovatif, adaptif terhadap teknologi, dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan ini sekaligus mempertegas peran Program Studi Kewirausahaan FEB Universitas Muhammadiyah Metro sebagai institusi pendidikan yang aktif menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pengembangan kewirausahaan berbasis digital di Provinsi Lampung.