Loading...
LOADING...
ADDRESS
Jl. Ki Hajar Dewantara No. 115.
CONTACT
081328393938
Jadwal Sholat Kota Metro
Memuat...
PENMARU
FEB
Kabar Terbaru

Berita

FEB UM Metro Gelar Evaluasi Semester, Persiapan Perkuliahan Baru, dan Apresiasi Dosen Terbaik
27
Agustus 2025
FEB UM Metro Gelar Evaluasi Semester, Persiapan Perkuliahan Baru, dan Apresiasi Dosen Terbaik
Agustus 2025

FEB UM Metro – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Metro menyelenggarakan rangkaian kegiatan penting dalam rapat koordinasi akademik pada Rabu 27 Agustus 2025 di Gedung Soedirman Kampus 1 UM Metro. Acara ini mencakup Evaluasi Semester Genap 2024/2025, Persiapan Semester Ganjil 2025/2026, Koordinasi Pengampu Mata Kuliah Semester Ganjil, Pemaparan Pertanggungjawaban Panitia KKN FEB, serta Pemberian Apresiasi bagi Dosen dan Program Studi Terbaik. Diawalai kultum oleh Ustad Jati Imantoro, SE, ME.Sy. terkait meluruskan niat dalam aktifitas, baik sebelum memulai, saat proses dan setelah aktifitas. Niat terkait aktifitas yang didasarkan karena Allah SWT diharapkan agar dapat bernilai ibadah.       Sementara itu Dekan FEB UM Metro, Dr. Febriyanto, S.E., M.M., dalam sambutanya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk merefleksikan capaian, melakukan perbaikan, serta memperkuat sinergi dosen dan prodi dalam menyongsong semester baru. “Evaluasi bukan sekadar melihat apa yang sudah berjalan, tetapi menjadi dasar untuk merencanakan langkah-langkah inovatif ke depan. FEB UM Metro berkomitmen terus meningkatkan mutu akademik, riset, maupun pengabdian,” ujarnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan koordinasi dosen pengampu mata kuliah semester ganjil 2025/2026. oleh WD 1 Bidang Akademik Gustin Padwa Sari, SE, M.S. Ak.  Forum ini menjadi ruang penyamaan persepsi terkait strategi pembelajaran, pemanfaatan teknologi, hingga integrasi kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yang sedang digalakkan di FEB. Selain itu, Ketua Panitia Kuliah Kerja Nyata (KKN) FEB Elmira Febri Darmatyanti, SE, MAB. juga memaparkan laporan pertanggungjawaban kegiatan yang telah berlangsung di berbagai wilayah Lampung. Laporan ini menyoroti pencapaian mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat serta kontribusi nyata FEB UM Metro dalam pemberdayaan ekonomi lokal. Puncak acara ditandai dengan pemberian apresiasi kinerja kepada dosen terbaik dan program studi terbaik. Penghargaan ini hasil penilaian Audit Internal yang disampaikan oleh PMF Dharmawan, MM. Apresiasi diberikan sebagai bentuk motivasi dan penghargaan atas dedikasi sivitas akademika dalam mendukung visi fakultas . Wakil Dekan 1 FEB, Gustin Padwa Sari, SE, M.S. Ak., menegaskan bahwa penghargaan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh dosen dan prodi untuk terus berinovasi, berkarya, dan meningkatkan mutu pelayanan pendidikan. “FEB UM Metro ingin tumbuh sebagai fakultas yang modern, profesional, dan berdampak global. Salah satu kunci utamanya adalah SDM yang unggul dan prodi yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelasnya. Dengan kegiatan ini, FEB UM Metro menunjukkan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, memperkuat budaya akademik, serta meningkatkan kualitas lulusan yang berdaya saing.

Prof. Dr. Muhfahroyin Resmi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UM Metro
26
Agustus 2025
Prof. Dr. Muhfahroyin Resmi Dikukuhkan Sebagai Guru Besar UM Metro
Agustus 2025

Metro, 26 Agustus 2025 – Universitas Muhammadiyah Metro kembali menorehkan sejarah penting dengan dikukuhkannya Prof. Dr. Muhfahroyin, S.Pd., M.T.A. sebagai Guru Besar (Profesor) bidang Inovasi Pendidikan dan Pembelajaran Biologi. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam Sidang Senat Luar Biasa yang dipimpin oleh Ketua Senat UM Metro, Prof. Dr. Marzuki, M.S., bertempat di Auditorium Gedung dr. Sutomo, Kampus 3 UM Metro, pada Selasa (26/8/2025). Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Muhfahroyin—yang akrab disapa Prof. Royin—menyampaikan pokok-pokok keilmuannya yang berfokus pada Hutan Pembelajaran sebagai salah satu inovasi dalam pendidikan biologi. Menurutnya, hutan dapat menjadi laboratorium alam terbuka yang kaya nilai edukasi, penelitian, sekaligus penguatan karakter mahasiswa. Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi atas capaian yang diraih. “Semua pihak yang mendukung menjadi penyemangat dan motivasi dalam peningkatan kualitas SDM yang ada. Terima kasih atas support dan dukungan semua pihak, semoga UM Metro terus bisa berkolaborasi dan bersinergi untuk kemajuan bersama,” ungkap Rektor. Hadir pula dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Ishac Iskandar, Ketua L2Dikti Wilayah II, yang memberikan sambutan penuh makna. Ia menekankan bahwa pengukuhan seorang profesor bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga keluarga, institusi, bahkan masyarakat luas. “Ketekunan, konsistensi, serta kecerdasan akademik, emosional, dan spiritual adalah kunci pencapaian. Pendidikan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) harus menghadirkan lulusan berkarakter, berakhlak, dan menjadi role model di masyarakat,” jelasnya. Lebih lanjut, Prof. Ishac menyebutkan empat esensi penting pendidikan PTMA, yaitu: mensucikan jiwa, membentuk sikap disiplin, memperkuat kohesi sosial, dan mendorong kemajuan. Sementara itu, Prof. Achmad Jaenuri, Ph.D., dari Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, menyampaikan selamat sekaligus arahan dalam pengukuhan Guru Besar keempat di UM Metro tersebut. “Dengan dikukuhkannya Prof. Royin, UM Metro kini memiliki empat Guru Besar dan menjadi bagian dari 405 Profesor di seluruh PTMA. Kami terus mendorong pembinaan dan pendampingan agar UM Metro menghasilkan lulusan dengan perilaku, nilai etika, dan moral yang kuat,” ujarnya. Prof. Jaenuri juga menekankan pentingnya inovasi pembelajaran serta kolaborasi lintas bidang untuk memperkuat daya saing pendidikan Muhammadiyah. Dengan pengukuhan ini, UM Metro semakin memperkuat posisi akademiknya dalam mencetak generasi unggul. Kehadiran Prof. Royin sebagai Guru Besar diharapkan menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan bangsa.

Prof. Jaenuri : Komitmen terhadap Organisasi dan Amal: Meneguhkan Ideologi dan Gerakan Muhammadiyah
25
Agustus 2025
Prof. Jaenuri : Komitmen terhadap Organisasi dan Amal: Meneguhkan Ideologi dan Gerakan Muhammadiyah
Agustus 2025

Prof. Achmad Jaenuri, Ph.D. Wakil Ketua Majelis Dikti LItbang PP Muhammadiyah menyampaikan kajian dalam Upgrading AIK di UM Metro. Kajian yang ditsampaikan terkait Muhammadiyah sebagai gerakan Islam modern telah hadir lebih dari satu abad dengan kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan. Keberlanjutan gerakan ini tidak lepas dari komitmen warganya terhadap ideologi dan amal usaha yang menjadi ciri khas Muhammadiyah. Ideologi Muhammadiyah bukanlah dogma kaku, melainkan rumusan pemikiran yang bersumber dari ajaran Islam, keyakinan, serta tradisi keilmuan yang dinamis untuk menjawab tantangan zaman. Dengan semangat amar makruf nahi munkar, Muhammadiyah mengembangkan amal usaha sebagai wujud konkret dakwah yang mencerahkan. Untuk itu, penting meneguhkan kembali pemahaman dan komitmen terhadap ideologi serta gerakan Muhammadiyah, terutama dalam menghadapi perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang semakin cepat. Definisi Ideologi Muhammadiyah Ideologi Muhammadiyah dapat dipahami sebagai sistem ide yang digali dari nilai-nilai agama, keyakinan, dan tradisi Islam yang kemudian dirumuskan untuk merespons persoalan masyarakat. Karakter ideologi ini adalah tentatif—dapat berkembang sesuai tuntutan zaman, selama tetap berpijak pada Al-Qur’an dan Sunnah. Dengan demikian, ideologi Muhammadiyah bersifat adaptif, dinamis, dan kontekstual tanpa kehilangan ruh Islam yang otentik. Fungsi Ideologi Muhammadiyah Alat analisis sosial, yakni sarana untuk memahami kondisi kehidupan dan arah perubahan yang diinginkan. Rasionalisasi gagasan, memberikan dasar berpikir bagi program dan gerakan. Alat pertahanan diri, menjadi benteng dalam menghadapi tantangan dan serangan ideologis dari luar. Justifikasi filosofis, memberikan dasar moral dan teologis bagi tujuan dan amal usaha Muhammadiyah. Sumber Ideologi Muhammadiyah Ideologi Muhammadiyah tidak muncul dari ruang hampa. Ia bersumber dari: Ajaran Islam (Al-Qur’an dan Sunnah) yang menjadi rujukan utama. Pemikiran kontemporer, yang memperkaya cara pandang Muhammadiyah terhadap realitas modern. Pemikiran para elit Muhammadiyah, baik melalui forum resmi maupun tulisan di media persyarikatan. Rumusan ideologi Muhammadiyah dapat ditemukan dalam dokumen-dokumen resmi, antara lain: Jawaban Masalah Lima, Muqaddimah Anggaran Dasar, AD-ART, MKCHM, Himpunan Putusan Tarjih (HPT), Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah, Risalah Islam Berkemajuan (RIB), dan lain-lain. Sifat Gerakan Muhammadiyah Gerakan Dakwah Amar Makruf Nahi Munkar: menyeru kebaikan dan mencegah keburukan dalam semua lini kehidupan. Gerakan Kultural, bukan Struktural Politik: Muhammadiyah berfokus pada pembinaan umat melalui pendidikan, kesehatan, sosial, dan dakwah. Gerakan Purifikasi dan Modernisasi: memurnikan ibadah mahdhah sesuai tuntunan Rasulullah, serta memodernisasi urusan sosial-kemasyarakatan. Misi Gerakan Muhammadiyah Menegakkan dan menjunjung tinggi ajaran Islam sehingga menjadi rahmat bagi seluruh alam. Mewujudkan Masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Mencerdaskan dan memakmurkan kehidupan masyarakat melalui amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, dan gerakan filantropis lainnya. Landasan Sikap dan Perilaku Warga Muhammadiyah Setiap warga Muhammadiyah dituntut untuk memiliki karakter Islami yang kuat dengan landasan berikut: Wawasan Islam yang luas, meliputi aqidah yang kokoh, sikap toleran, dan penghargaan terhadap pluralitas. Pemahaman ibadah yang luas, tidak hanya ritual tetapi juga sosial. Amal nyata, selaras antara kata dan perbuatan. Prinsip yang dipegang: sedikit bicara banyak kerja, ikhlas, berlomba dalam kebajikan, hidup-hidupilah Muhammadiyah, jangan mencari hidup di Muhammadiyah. Komitmen Warga Muhammadiyah Komitmen ini diwujudkan dalam tiga aspek utama: Islam Berkemajuan: memahami Islam sebagai agama yang progresif, adaptif, dan mencerahkan. Persyarikatan: taat pada aturan organisasi sebagai wadah perjuangan kolektif. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM): mengembangkan pendidikan, kesehatan, sosial, dan ekonomi berdasarkan prinsip siddiq, amanah, tabligh, dan fathonah. Memelihara dan Meningkatkan Komitmen Agar komitmen warga Muhammadiyah tetap terjaga dan meningkat, diperlukan langkah-langkah berikut: Mengintensifkan kajian Islam dan ideologi Muhammadiyah bagi semua level pimpinan. Menumbuhkan kader sejak dini melalui keluarga dan lingkungan pendidikan Muhammadiyah. Menempatkan pimpinan AUM pada orang-orang yang memahami ideologi dan tujuan Muhammadiyah. Menumbuhkan semangat nasionalisme Muhammadiyah, yakni kecintaan terhadap bangsa yang sejalan dengan misi dakwah persyarikatan. Komitmen terhadap organisasi dan amal usaha Muhammadiyah merupakan wujud nyata dari meneguhkan ideologi dan gerakan dakwah persyarikatan. Dengan ideologi yang kokoh, sifat gerakan yang konsisten, serta komitmen warga yang kuat, Muhammadiyah akan terus hadir sebagai kekuatan pencerahan bagi umat, bangsa, dan dunia.

UM Metro Teguhkan Ideologi Muhammadiyah lewat Upgrading AIK Bersama Prof. Achmad Jaenuri
25
Agustus 2025
UM Metro Teguhkan Ideologi Muhammadiyah lewat Upgrading AIK Bersama Prof. Achmad Jaenuri
Agustus 2025

UM Metro, 22 Agustus 2025. Universitas Muhammadiyah (UM) Metro kembali meneguhkan komitmennya dalam penguatan ideologi persyarikatan melalui kegiatan Upgrading Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dengan tema “Memperteguh Ideologi Muhammadiyah”. Acara ini menghadirkan narasumber utama dari Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah, Prof. Achmad Jaenuri, Ph.D. Kegiatan yang diikuti sivitas akademika UM Metro ini menjadi ruang penting dalam memperdalam pemahaman sekaligus memperkuat praktik nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dalam kehidupan kampus. Dalam sambutannya, Rektor UM Metro, Dr. Nyoto Suseno, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki arti strategis dalam mendukung pencapaian visi universitas, yakni “Pusat Keunggulan Profetik, Profesional Modern, dan Mencerahkan.”  “Upgrading AIK ini bukan hanya seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar kita untuk memastikan setiap langkah pengembangan universitas berakar pada nilai ideologi Muhammadiyah yang kokoh. Hal ini menjadi pilar penting dalam mewujudkan UM Metro yang unggul dan mencerahkan,” ungkap Rektor. Sementara itu, Wakil Rektor IV UM Metro, Dr. M. Ihsan Dacholfany, M.Ed., bertindak sebagai penghantar dalam penyampaian materi. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan penyegaran ideologi sekaligus memperteguh jati diri warga UM Metro sebagai bagian dari persyarikatan Muhammadiyah. Dalam pemaparan materinya, Prof. Achmad Jaenuri, Ph.D. menegaskan pentingnya penguatan ideologi Muhammadiyah di tengah arus globalisasi yang penuh tantangan. Menurutnya, AIK menjadi fondasi moral sekaligus kompas etis yang akan menuntun sivitas akademika UM Metro dalam menjalankan amanah keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia menekankan bahwa AIK tidak sebatas pemahaman intelektual, tetapi juga praktik nyata dalam perilaku sehari-hari. “Perilaku etika dan moral yang baik dengan dasar kebenaran adalah ciri dari praktik AIK. Setiap insan Muhammadiyah harus mampu menjadi individu yang amanah, ikhlas, serta berpihak pada kebenaran,” ujar Prof. Jaenuri. Terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mampu memberikan penyegaran dan penguatan ideologi sekaligus memperteguh jati diri warga UM Metro sebagai bagian dari persyarikatan Muhammadiyah. Dengan demikian, UM Metro tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter Islami dan mencerahkan kehidupan umat.

BPH UM Metro Tekankan Muhasabah dan Penguatan Visi dalam Mengawali Tahun Akademik 2025/2026
25
Agustus 2025
BPH UM Metro Tekankan Muhasabah dan Penguatan Visi dalam Mengawali Tahun Akademik 2025/2026
Agustus 2025

UM Metro, Senin 22 Agustus 2025. Universitas Muhammadiyah Metro mengawali kegiatan akademik Tahun Ajaran 2025/2026 dengan pengarahan dari Badan Pembina Harian (BPH). Hadir mewakili Ketua BPH UM Metro, Dr. Muhtar Hadi, M.Si., sekertaris BPH UM Metro Dr. Samson Fajar, M.Sos.I. memberikan arahan penting terkait arah kebijakan akademik dan pembinaan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Dalam penyampaiannya, Dr. Samson menekankan pentingnya muhasabah / evaluasi atas capaian yang telah diraih pada semester sebelumnya. Evaluasi tersebut, menurutnya, harus dijadikan titik awal untuk melakukan perbaikan dan peningkatan dalam melaksanakan kegiatan akademik di semester berikutnya. “Setiap kegiatan yang kita lakukan tentu memiliki capaian sekaligus tantangan. Evaluasi yang kita lakukan bukan sekadar mengingat, tetapi menjadi bahan perbaikan nyata untuk melangkah lebih baik di masa depan,” ujarnya. BPH juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika UM Metro atas kerja keras dan dedikasi dalam meningkatkan kualitas maupun kuantitas pelaksanaan Catur Dharma. Lebih jauh, Dr. Samson menegaskan bahwa peran BPH dalam pembinaan AIK bertujuan untuk memastikan bahwa setiap kebijakan dan aktivitas di UM Metro berorientasi pada pencapaian Visi UM Metro: Profetik, Profesional, Modern, dan Mencerahkan. Ia mengingatkan, setiap aktivitas Catur Dharma harus senantiasa berorientasi pada penguatan tauhid dan kedekatan kepada Allah SWT. Landasan ini sejalan dengan firman Allah dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 151, artinya : Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat kepadamu), Kami pun mengutus kepadamu seorang Rasul (Nabi Muhammad) dari (kalangan) kamu yang membacakan kepadamu ayat-ayat Kami, menyucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu Kitab (Al-Qur’an) dan hikmah (sunah), serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui.  Bahwa tujuan pendidikan adalah melahirkan lulusan yang cerdas secara intelektual, emosional, sekaligus cerdas dalam spiritual. “Tahapan belajar yang hakiki dimulai dari membaca ayat, mensucikan jiwa, hingga mengajarkan Al-Kitab, Al-Hikmah. Itulah arah pendidikan yang harus terus kita wujudkan di UM Metro,” pungkasnya. Dengan pengarahan ini, UM Metro diharapkan semakin siap menjalani Tahun Akademik 2025/2026 dengan semangat perbaikan, inovasi, dan penguatan nilai spiritual yang akan menjadi fondasi utama dalam mencetak lulusan yang unggul dan mencerahkan.